Depok, KABUYUTAN.com – Idaroh Ghusniyah atau kepengurusan tingkat kecamatan Jam’iyah Ahlith Thorikoh Mu’tabaroh (JATMAN) Sukmajaya, Kota Depok, melakukan aksi maraton dalam berkhidmat. Hanya berselng sekitar dua pekan setelah dibentuk, yakni pada akhir September silam, JATMAN langsung membuat gebarakan.
Rois Ghusniyah JATMAN Kecamatan Sukmajaya, Ki Eka Adhi Kuntara kepada Kabuyutan Online, Jumat (9/10/2026) mengatakan, pihaknya akan menghelat ziarah kubro ke makam para ulama dan leluhur yang berada wilayahnya.
Ziarah Akbar dikemas dalam program “Sapa Sepuh”, yang diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada Sabtu hingga Minggu (10-11/10/2026).
“Kegiatan Sapa Sepuh sebagai ikhtiar agar JATMAN Kecamatan Sukmajaya lebih membumi sekaligus melangit. Membumi dengan menyambangi makam para tokoh yang memiliki akar sejarah kuat masa lalu. Sedangkan melangit, kegiatan ini harus jadi wasilah peningkatan ruhani, lebih dekat dengan Allah SWT,” ujar Eka.

Sementara itu Mudir JATMAN Kecamatan Sukmajaya, Ustadz Fachrul (Kang Alung) mengungkapkan, kegiatan “Sapa Sepuh”, dilaksanakan dengan menziarahi sembilan makam keramat yang berada di wilayah Sukmajaya.
Sembilan makam keramat yang akan disambangi tersebut, yakni Raden Sukmajaya, Mbah Kong Ching, Wan Haji Umar, Kumpi Uban, Syaikh Yusuf, Mbah Pamoras, Haji Japat, Mbah Tiran, dan Tubagus Fattah.
“Kita akan susuri satu per satu makam keramat yang ada di Kecamatan Sukmajaya. Bukan hanya dengan ziarah, tapi akan kita gali manaqib masing-masing tokoh,” kata Fachrul.
Penggalian manaqib alias biografi dari setiap tokoh ulama atau leluhur yang diziarahi, diharapkan dapat membangun kesamaan frekwensi dan robithah dengan perjuangan para pemimpin masa lalu.
“Pengetahuan terhadap biografi pemimpin lokal Sukmajaya masa silam penting, agar kita generasi sekarang menghargai jasa para pendahulu. Kita perlu belajar dari para pemimpin dan tokoh masa lalu sebagai bekal menjalani masa kini dan menatap masa depan,” tegas Fachrul. (*)
Fahir
