Bogor, KABUYUTAN.com – Menyambut puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pondok Pesantren Ar-Ruhama, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menggelar ziarah dan napak tilas ke makam para ulama sepuh Sunda yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Pimpinan Pesantren Ar-Ruhama, KH Saepul Milah Hasbi, Selasa (21/10/2025) mengatakan, setiap tahun menjelang HSN pihaknya selalu melaksanakan ziarah dan napak tilas ke makam keramat karuhun Sunda yang berada di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Sebagai upaya mapag gelaran HSN 2025, pada Kamis (16/10/2025), pihaknya menziarahi tiga makam keramat karuhun Sunda di wilayah Pandeglang.
Pertama, ke makam Pangersa Abuya Hasan Armin yang terletak di Cibuntuk, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Beliau adalah mursyid besar Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah (TQN) Cibuntu dalam kurun 1930-an hingga 1988. Beliau juga dikenal sebagai salah seorang ulama yang menjadi guru proklamator RI, Bung Karno.
Ziarah ke keramat Cibuntu sekaligus sebagai rangkaian mapag haul Kanjeng Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani RA dan Haul ke-37 Pangersa Abuya Armin, yang dilaksanakan pada Minggu malam Senin (19/10/2025) di Masjid Al-Hasaniyah, yang terletak di areal komplek makam.

Selanjutnya, menziarahi makam Syaikh Mansur yang terletak di Desa Cikadueun, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang. Beliau merupakan salah satu paku bumi Banten, ulama besar Sunda yang hidup pada era 1650-an.
Di wilayah Tatar Sunda dikenal tiga serangkai ulama yang hidup satu zaman, yakni Syaikh Abdul Muhyi, Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya, Syaikh Ja’far Sidik, Gunung Haruman, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, dan Syaikh Mansur, Cikadueun, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

Ziarah berikutnya, ke makam Syaikh Ruyani bin Syaikh Sohib, di Kadupinang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Syaikh Ruyani merupakan ulama besar Sunda yang hidup sezaman dengan Syaikh Nawawi Al-Bantani. (Ahmad Fahir)
