Bogor, KABUYUTAN.com – Yayasan Pangeran Sumedang (YPS) dan Rukun Wargi Sumedang (RWS) berkolaborasi dengan majelis luhur, puseur dan cabang-cabang RWS serta seuweu siwi keturunan Prabu Geusan Ulun se-Indonesia akan melaksanakan haul akbar sang sepuh pada Minggu (9/11/2025) mendatang.
Pelaksanaan haul ke-424 Eyang Prabu Geusan Ulun akan dilaksanakan di Keramat Dayeuh Luhur, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang.
Prabu Geusan Ulun merupakan putra Ratu Pucuk Umun Sumedang – Pangeran Santri Sayyid Maulana Soleh/ Kusumahdinata I. Ia bertahta sebagai maharaja Sunda yang berkedudukan di Dayeuh Luhur, Sumedang Larang, melanjutkan Prabu Ragamulya Suryakencana, maharaja Sunda Pakuan Pajajaran menyusul runtagnya Kerajaan Pajajaran pada 1579.
Ia memegang tahta Kemaharajaan Sunda Sumedang Larang dari tahun 1579 hingga 1601, selama 22 tahun.
Era Prabu Geusan Ulun dikenal sebagai puncak keemas an Kerajaan Sumedang Larang, yang didirikan oleh kakek buyutnya, Prabu Tajimalela.
Wilayah kekuasaan Kerajaan Sumedang Larang membentang luas seluruh wilayah Pasundan eks kekuasaan Kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran, kecuali yang dikuasai Kerajaan Banten, dan Cirebon.
Batas wilayah Sumeang Larang paling barat Sungai Cisadane, Tangerang. Di bagian timur Sungai Cipamali, Brebes. Sedangkan di utara laut Jawa dan di Selatan Samudra Indonesia.
Haul Prabu Geusan Ulun dilaksanakan setiap tahun, yang diikuti puluhan ribu jamaah, baik berasal dari warga Dayeuh Luhur dan Sumdeang maupun seuweu siwi sang pangeran yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia.
Ahmad Fahir
