Bogor, KABUYUTAN.com – Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Dr. KH. Romdhon, MH, menghadiri tawaqufan pengajian Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Jampang, Kecamatan Gunungsindur, Minggu (15/2/2026), bertepatan 27 Syaban 1447 H.
Tawaqufan alias penutupam sementara adalah tradisi akhir Syaban di lingkungan NU dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan khas bulan suci atau pengajian kitab pasaran, pengajian rutin dihentikan sementara waktu. Pengajian dibuka kembali awal Syawal.

Pengurus Ranting NU Desa Jampang yang memiliki tradisi pengajian rutin di tengah masyarakat, melakukan penutupan sementara, dengan menghadirkan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Bogor, Kiai Romdhon.
Tawaqufan ala Ranting NU Desa Jampang dirangkai dengan pelaksanaan Isro Miroj dan muzakaroh jamiyah se-MWCNU Kecamatan Gunungsindur. Kegiatan ini dihadiri ratusan orang kader Ranting NU Desa Jampang dan perwakilan berbagai Ranting se-MWCNU Kecamatan Gununsindur.

Selain menutup pengajian rutin, Kiai Romdhon juga menyampaikan tausiah dan pemaparan mengenai arah kebijakan strategis NU Kabupaten Bogor ke depan.
Mantan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bogor dua periode tersebut mengajak para kader di lingkungan Ranting NU Desa Jampang dan MWCNU Kecamatan Gunungsindur, untuk memperkuat khidmat umat agar manfaat keberadaan NU semakin dirasakan masyarakat luas.

Dua hal pokok yang menjadi fokus kegiatan kader NU akar rumput, yaitu menjaga dan membentengi aqidah ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyyah serta melaksanakan berbagai program pemberdayaan riil yang manfaatnya langsung menyentuh hajat hidup orang banyak.
“Kegiatan MWCNU atau Ranting NU harus benar-benar menyentuh akar rumput. Manfaatnya harus dirasakan langsung masyarakat, dengan mengombinasikan program yang berdimensi spiritual maupun sosial,” demikian Kiai Rodmhon.
Rusmana
